Kampung Halamanku..
Rasanya baru kemaren aku meninggalkan kampung kecil...,kampung penuh kedamain, penuh kenangan, sebuah kampung di pinggiran kota jogja cukup sejuk dan lumayan ramah penduduknya.
hampir 10 tahun sudah aku hidup menjadi anak rantau meninggalkan kenangan masa-masa kecilku, meninggalkan orang-orang terkasih orang tua ku dan sahabat-sahabat kecilku...hidup jauh dari keluarga bagaimanapun juga aku merasa teramat kangen akan semuanya.
Dan rasa kangen itu ku tuliskann lewat kata kata ini berharap dapat sedikit mengobati rasa kangen dan membangkitkan memori masa-masa kecilku , masa remaja bersama sahabat-sahabat terbaik yang pernah aku miliki.
Aku masih ingat banget saat aku harus meninggalkan kampung kecilku saat itu tahun 1999 bulanya aku lupa...saat meninggalkan kampung saat itu sedang kental-kentalnya persahabatanku dengan teman teman kecilku..mas Rambat, Yuli, Iis, Ari, Aan, Wawan, Adek, Suroto, Eko, Itum, Sri dan,Esti, (pasti kalian tertawa saat mengingatnya) ya..kita disatukan dalam remaja masjid (remas) al-ikwan kaweden.
Jujur sebenarnya aku bimbang atara masa depanku untuk bekerja dengan kegiatan yang sedang rame-ramenya..namun ahirnya kuputuskan untuk meninggalkan kalian semua...berat memang tapi semua memang ada yang harus dikalahkan. dah ahirnya aku pergi merantau ke bekasi tempat tumpuan hidup mandiriku...dan aku ingat mas dab terpukul atas kepergianku...( ngaku mas rambat..hehehe ) dan setelah kepergianku aku gak tahu gimana lagi kegiatan sahabat-sahabatku..masih terus berjalan namun lama-kelamaan redup oleh berjalanya waktu.
Tahun tahun pertama aku sering pulang..dann berkirim surat terutama buat ortuku, mas rambat, dan sahabtku dan samapai saat ini aku masih menyimpanya terkadang aku tertawa membaca ulang cerita-cerita dalam surat yang pasti kenangan membuat kita tertawa mengingatnya.
Sekarang jaman sudah semakin canggih...surat sudah tergantikan dengan email, bbm, facebook, twitter dan semuanya memudahkan untuk kita saling berhubungan..di tambah lagi aku hapir tiap 2-3 bulan sekali pasti pulang.
kini...semuanya sudah berubah...aku sudah menikah dan dikaruniai 2 anak, mas dab sudah mulai bekerja, aan sudah bekerja dan menjadi orang yang sukses, yuli sudah menikah, sisri, tumirah, ,esti juga sudah mulai membina keluarga masing-masing.
kampung ini KAWEDEN akan tetap menjadi sebuah penghangat hubungan kita bersama terutama sahabat-sahabat kecilu..dan akan tetap menjai tujuanku pulang di hari nanti...
mimpi, keyakinan,persahabatan, dan cinta semua menyatu dalam warna hidup..teruslah bermimpi dan tersenyumlah...
tertawalah mengenang ini semua...karena kalian adalah sahabat-sahabat yang akan terus ada dalam hatiku...
### genk
cieeeeeeee yg kangen kampung.. :) aku jg dah lama ga pulkam :(
ReplyDeletebaru kemaren pulang tapi gak ketemu temen-temen kecilku...hehe
ReplyDeleteIya mas dab...ah nak teringat sedih rasanya...ya semga pshbtn qt akn tetep terjalin sampai nanti...sampai kita tua nanti hehe...aku wis kudu iso bgi waktu mas dab...wis ra iso kyo mbien meneh...hehe...yo sip semoga tetep be the best...
ReplyDeleteHalahhhhhh...hehe sipp...hehe
ReplyDeleteSiisp..silshkn mas dab....wktu lbran kmrn motone
ReplyDeleteLambat laun umur kita bertambah, mengingat masa kecil membuat kita tersenyum melepas sedikit penat,setelah beraktifitas....Aku masih inget waktu main tempat rumahnya mbak itum.. ada sungai gamprit yg jernih...penuh dengan bebatuan besar...dan yg membuat aku heran...sungai itu tak terlalu deras tapi bebatuaanya besar....atau mungkin karena saat itu akunya yg masih kecil.... Di saat aku masih SD jika mau akan olah raga ke lapangan tirtadi pasti aku dan teman2 mencari jalan pintas lewat sungai itu dan kebun2 yg penuh semak belukar... tapi rasanya senang dan ceria walaupun keringat bercucuran....apakah jln setapak itu sampai sekarang masih ada... atau sdh penuh dg rumah2...
ReplyDeleteSekarang tentu keadan kita semua sdh berbeda.... mungkin rambut kita pun sdh mulai beruban...
Terkadang mengenang masa kecil ada kbhagiaan tersendiri..ya..,pelan tapi pasti semua dah mnjalani duniany masing masing. Kali kulon ngomah masih jernih cuma batu batu besarny dah dihancurkan buat pndasi rumah org2, bahkan setiap tmn2ku dri luar daerah kali kulon omahku mnjadi tmpt favorit untuk poto poto..
Deletebaru nemuin ini blog..hhehe :-)
ReplyDeletesedih bgt baca ini, bener2 merindukan waktu yang lalu, mengingat betapa polosnya diriku saat itu..
miss u all.. T.T
Hehe ada banyak kenangan bersama mu n temen 2 ...semua mnjadi indah..makasih coment nya bu yul
Delete