Kota Kuningan menjadi salah satu kota/kabupaten yang
tercatat dalam sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa ini, Desa Linggar Jati
merupakan daerah sejuk di kecamatan Cilimus, kabupaten kuningan Jawa Barat yang
merupakan tempat berdirinya museum Perjanjian Linggar Jati.
Gedung utama
Museum ini menepati gedung tua yang dulu merupakan
sebuah hotel yang digunakan untuk perundingan antara Belanda dan Indonesia
dengan dimediatori oleh Inggris pada tahun 1946.
Perjanjian linggar jati merupakan perjanjian pertama
antara pemerintah RI yang diketuai oleh Sutan Syahrir, dengan anggota Mr.Soesanto
Tirtoprodjo, Dr.A.K gani, dan Mr. Muhammad Roem sedangkan pihak belanda diketuai oleh Prof. Ir Schermerhorn dengan anggota
nya yaitu Mr.Van Poll, Dr.F. De Boer dan Dr.Van
Mook dan dimediatori oleh Lord killearn perwakilan inggris
pada tanggal 11-13 November 1946.
Perjanjiaan ini dilatar belakangi karena pihak Belanda masih belum mau mengakui
akan kemerdekaan Indoneesia yang telah
diproklamirkan pada tanggal 17 agustus 1945.
Isi pokok perundingan Linggar jati antara lain:
- Belanda mengakui secara defacto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan meliputi Sumatra, Jawa dan Madura.
- Republik Indonesia dan Belanda akan bekerjasama dalam membentuk Negara Indonesia serikat yang salah satu Negara bagiannya adalah Republik Indonesia.
- Republik Indonesia serikat dan Belanda membentuk uni Indonesia-Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya, (sumber wikipedia)
Isi perjanjian tersebut sangat merugikan dari pihak
Indonesia mengingat wilayah yang diakui hanya meliputi Jawa, Sumatra dan
Madura, Namun demikian dalam perjanjian
itu juga adanya pengakuan akan berdirinya Negara Republik Indonesia oleh dunia internasional.
Museum Linggar jati berisi tentang foto-foto
sejarah, replika jalannya perundingan,serta peninggalan-peninggalan dalam
perundingan baik meja dan kursi yang digunakan, kamar/kamar tidur untuk para
delegasi .
Replika perjanjian
Museum Linggar jati sendiri tidaklah begitu luas,
setelah beberapa menit mengelilingi dan melihat koleksi museum kita dimanjakan
dengan hamparan taman yang luas, dengan pohon yang rindang dan taman yang indah
namun sayang ketika saya datang kekeringan mengakibatkan rumput halaman mengering.
Mengunjungi museum perjuangan sedikit banyak
memberikan pengetahuan akan nilai-nilai sejarah bangsa yang pernah ada, dan di
museum Perjanjian Linggar jati ini nilai-nilai sejarah tersaji dengan lengkap
terutama sejarah akan perjuangan bangsa dalam usaha untuk sebuah pengakuan
dunia internasional bahwa ada Negara yang bernama Republik Indonesia telah
berdiri.
Team BJ
Untuk akses menuju museum ini kalau menggunakan
angkutan umum agak begitu susah, dari kota kuningan kita bisa menyewa angkot,
untuk biaya masuknya pun sangat murah dan terjangkau.
Museum ini ramai dikunjungi oleh siswa-siswa SMP maupun SMA, hanya sekadar untuk mengetahui sejarah dan latar belakang serta
peninggalan dari sebuah perundingan yang tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa
Indonesia.
No comments:
Post a Comment